Skip to main content

KUSEBUT MEREKA SEBAGAI PAHLAWAN

 

Kusebut mereka sebagai pahlawan

Oleh: D E P

Sosok Pahlawan yang selalu diidentikkan dengan kekuatan super, perjuangan dalam melawan penjajah hingga rela mengorbankan nyawanya demi membela bangsanya sendiri. Kini semua terlepas akan hal itu, kehidupan yang semakin moderen membuat semua berjalan dengan ketenangan semenjak kita dikatakan merdeka. Namun tak terlepas dari kemungkinan-kemungkinan yang ada pada zaman sekarang, benar kata Bung Karno “Musuh Terberat kalian Adalah Bangsa Sendiri”. Bentuk penjajahan mental yang sekarang terjadi, penindasan, kekerasan, dan berbagai macam lainnya yang sering terjadi di negeri ini.

Banyak berbagai aktivis yang selalu menuntut keadilan sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah yang sewenang-wenang dalam membuat kebijakan, dan tidak memenuhi hak rakyat seutuhnya. Mereka mengabaikan tugas dan wewenang yang sudah diberikan, justru mereka hanya mementingkan sifat kedirian sendiri tanpa mementingkan hak orang lain. Kemiskinan, kemelaratan, banyaknya pengemis yang masih kurang diperhatikan. Apakah pantas jika negeri ini dikatakan merdeka?.

Kedatangan covid-19 yang semakin menyengsarakan setiap masyarakat, berbagai nyawa melayang akibat wabah pennyakit yang hadir ini, tentu juga memberikan dampak yang buruk bagi setiap perekonomian masing-masing seseorang. Lalu bagaimana yang dulunya sebagai pengemis, tidak beerja sebagai apa-apa, dan memang dari keluarga yang melarat!. Berbagai bantuan diberikan oleh beberapa pemerintah dan juga masyarakat lainnya yang memang berkecukupan lebih, bahkan yang sederhana juga ikut dalam membantu sesamanya.

Dikala pandemi covid-19 yang masih berada dipuncak perhatian, bantuan yang dicanangkan oleh pemerintah sebagai bantuan kemanusiaan, justru dirampok sendiri oleh yang berwenang membagikannya kepada masyarakat. Sifat kemanusiaan dalam diri setiap individu kini mulai hilang karena logika yang salah jalan, yang menganggap uang adalah segalanya daripada kemanusiaan.

Namum yang menjadi pembahasan kali ini bukan soal itu, saya sendiri begitu muak akan drama itu, namun sebagai hak kita untuk selalu mengkritik apa yang dikira salah dan kurang benar atas apa yang dilakukan pemerintah.

Pahlawan yang saya maksud disini bukan pemerintah sendiri, aktivis, maupun yang lainnya. Pahlawan yang tak lekang oleh masa hingga pada saat zaman moderen ini, yang tanpa pamrih melakukan setiap kebaikan, mereka adalah kedua orang tua kita. Begitu banyak asa dan juang yang dilakukan untuk kita sebagai bentuk kasih sayang yang diberikan tanpa meminta sedikitpun pamrih dari kita, yang diinginkan hanyalah kebahagiaan anaknya tidak lain. Mungkin akan memakan runag banyak ketika saya menuliskan setiap paragrafnya, bahkan mungkin tidak akan pernah selesai untuk menuliskan setiap kata, niscaya tidak akan mampu menuliskan setiap kebaikan yang diberikannya. “Semua tidak akan mampu menafsirkan rasa kasih sayang sebagai bentuk tulisan”.

Comments

Popular posts from this blog

cinta

  kompleksitas mencintai Oleh: D E P Diawali dengan sebuah pertanyaan, Bagaimana cinta itu hadir dalam diri seseorang?. seorang awam menjawab “ tentu ketika aku melihatnya seseorang selama lebih dari seratus kali aku tidak merasa bosan dan cinta itu tetap hadir ”jawaban itu tidaklah salah, dan juga bisa saja benar bagi sebagian orang yang meyakini demikian. Saya pernah bertanya kepada soeroang teman “ apa itu cinta ? Dia menjawab “cinta   dalam bahasa yunani yang berarti tali, maka timbullah anggapan bahwasannya ketika seseorang sedang mengalami sebuah permasalahan dalam cinta, dapat diibaratkan sebagai sebuah tali yang putus. Seiring seseorang menyebutnya sebagai istilah putus cinta” Lebih dalam lagi ada tiga kata Cinta yang digunakan dalam bahasa yunani, diantaranya eros , philia , dan agepe . Tiga nama tersebut adalah sebuah perwujudan daripada para dewa yang diyakini sebagai bentuk penggambaran dari cinta itu sendiri. Eros yang digambarkan sebagai bentuk cinta yan...

Nepotisme

Nepotisme Dalam Demokrasi Lokal              K eberadaan pemerintah daerah dalam negara kesatuan Republik Indonesia dengan pemberian kewenangan otonomi daerah yang luas, merupakan keputusan politik nasional yang sangat berarti dan memang dikehendaki oleh rakyat indonesia. Seiring dengan diberlakukannya kebijakan otonomi daerah yang luas sejak 2001, muncul fenomena kasus korupsi yang banyak ditemukan di daerah. Otonomi daerah yang mulanya diasumsikan sebagai upaya pemerintahan pusat untuk lebih memberdayakan masyarakat dengan mengurangi sentralitas hasil sumber daya alam daerah (SDA), ternyata juga menjadi lahan dimana praktek korupsi berlangsung. Jika dahulu sebelum otonomi daerah praktek korupsi begitu terpusat, tapi sekarang sudah terjadi perpindahan penyakit korupsi yang merambat ke tingkat daerah. Dari sini implementasi desentralisasi atau otonomi daerah dinilai lebih memicu terjadinya penyebab praktik korupsi yang parah ...

Pendidikan Sedang Sakit

     Pendidikan Sedang Sakit Oleh: D E P Pendidikan sebagai jembatan dalam mencerdaskan generasi bangsa, pendidikan memiliki peranan yang begitu penting dalam kemajuan sebuah Negara. Apabila masyarakat memiliki pendidikan yang lebih baik maka kemajuan berfikir setiap orang pasti akan berkembang, sehingga orang mampu menyumbangkan ide atau gagasannya sebagai bentuk memajukan sebuah Negara. Pendidikan merupakan bekal yang paling utama dalam sebuah kehidupan setiap orang. Yang mana dengan pendidikan seseorang mampu membedakan mana yang baik dan buruk, dan mana yang boleh dilakukan dan tidak. Akan tetapi saat ini kondisi pendidikan sangat memprihatinkan, pendidikan hanya menghasilkan orang pintar bukan orang terdidik. Saat ini banyak sekali terjadi tindakan-tindakan yang memalukan di negeri ini sepertihalnya korupsi, suap dan masih banyak lagi yang terjadi lainnya. Namun anehnya para pelaku tindakan tersebut adalah para orang-orang pintar yang bergelar sarjana. Ketika kit...